Close
QQDomino

MAU GABUNG GRUP BOKEP?? KLIK : JOIN GRUP BOKEP
Ayo99 Agen Judi Domino Online IndoAce Agen LiveCasino Sportbook

Rabu, 20 Desember 2017

Kepolosan Gadis Pantai Yang Ku Perawanin

Pada postingan kali ini, pusaranlendir.site akan menyajikan sebuah cerita dewasa dengan judul Gadis Pantai Yang Ku Perawanin kepada kalian semua. Cerita sex ini berawal dari gadis yang ku sukai mengajak ku untuk bermain di pantai, namun hal tersebut berakhir dengan pengalaman yang tidak bisa ku lupakan. Penasaran ? langsung saja yuk.


Malam minggu di kota bali sangatlah mengasyikan, tetapi kalau tidak ada teman atau pacar yang ada malah membosankan. Itu lah yang terjadi padaku, sebut saja namaku Nudin yang dimana akhir-akhir ini setiap malam minggu tiba, aku selalu sendirian saja di rumah, padahal dulunya aku selalu di ajak oleh teman-teman ku pergi ke pantai kuta tetapi sekarang mereka pada sibuk sama pasangan nya masing-masing.

Untuk mengisi kekosongan malam itu, aku isikan dengan nonton TV saja di rumah tapi tetap saja rasanya jenuh sekali tidak ada acara tv yang bagus. Lalu aku kepikiran untuk sms teman ku cewe namanya Desy, dari awalnya yang cuman iseng malah berlanjut sampai keasyikan.

Ia bercerita kalau dia juga sedang sendirian di rumah karena orang tuanya sedang ada tugas ke luar kota, alhasil aku mengajak nya untuk pergi ke pantai Nusa Dua, bosen juga ke pantai Kuta mulu, eh ternyata dia mau tapi jarak pantai Nusa Dua dari rumahnya lumayan jauh, dia pun berencana menginap di rumah temannya nanti.

Aku pun segera bersiap-siap untuk menjembut Desy di rumahnya, sekitar jam 5 sore aku pun berangkat, setelah 30 menit perjalanan aku pun sampai di rumahnya Desy. Lalu ku telepon dia memberi kabar kalau aku sudah sampai di rumahnya.

Tak lama kemudian ia keluar dengan membawa tas kecil yang tidak lain isinya adalah baju untuk menginap. Kami berdua pun langsung jalan, sebelum ke pantai Nusa Dua kami sempatkan makan-makan di cafe pinggiran jalan.

Sehabis selesai makan, kami lanjutkan lagi perjalanan dan sekitar jam 7 malam kami pun sampai di pantai Nusa Dua. Terlihat di sekitar pantai sudah sepi sekali, hanya ada 2 - 3 pasangan yang sedang mojok'' di sekitar pantai.


Cerita Awal Kepolosan Gadis Pantai Yang Ku Perawanin


Lalu kami berdua mencari tempat yang sepi dan mulai lah kita berbincang-bincang, bercanda, sambil tidur-tiduran di atas kursi pantai. Lama-lama aku merasa bosan juga begin saja, aku langsung mendekat ke air sedangkan Desy hanya melihat ku saja dari kursi pantai.

Aku yang melihat dirinya dari kejauahan langsung saja ku samperin dia dan menarik tanggannya untuk ikut bermain air dengan ku. Kami berdua kembali bercanda, lari-lari di sekitar pantai, tiba-tiba dia tersandung batu dan badannya ku tahan dengan tanganku, tetapi karena aku berpijak pada pasir otomatis kaki masuk ke dalam dan tidak dapat menahan beban yang berat.

Aku terjatuh dengan tubuh Desy yang menindihku, terasa sekali payudaranya yang hangat menyentuh dada ku, ku rasakan jantungnya berdegub kencang sekali, mungkin dia malu kali. Trus dia bangun dan membersihkan sisa-sisa pasir yang masih menmepel di bajunya.

" Maaf ya " katanya
" Ow gpp kok " kataku sambil membersihkan pasir-pasir yang menempel di bandanku.
Diam-diam aku melirik ke arah mukanya, entah mengapa tumbuh perasaan saat melihat muka cantik nya dan polos tersebut. Setelah serasa kami sudah bersih, kami berdua kembali ke kursi pantai,

Kami sempat terdiam tidak melakukan aktivitas apa-apa, tampaknya dia masih canggung akibat kejadian tadi. Ku lihat di mukanya ada sedikit pasir yang menempel, lalu pasir tersebut ku bersihkan dengan tangan ku, tampak dia terkaget sedikit tapi lama-lama dia mengijinkannya.

Sambil mengelus pipinya yang mulus tersebut, dia pun hanya memeramkan mata nya mungkin dia merasakan kelembutan dari tangan ku di pipinya. Kemudian ku melihat bibirnya yang sexy merah merona membuat ku ingin sekali menyicipinya.

Kepolosan Gadis Pantai Yang Ku Perawanin Saat berciuman di pantai


Agak lama ku perhatikan dirinya dengan mata masih tertutup, akhirnya aku beranikan diri untuk mencium bibirnya. Saat bibir ku menyentuh bibirnya, ia terlihat hanya diam saja sambil terus menikmati ciuman yang ku berikan. Lalu ku mencoba memasukan lidah ku ke dalam mulutnya, saat itu lidah kami saling bertemu dan menjilati.

Setelah ciuman kami berakhir, aku pun meminta maaf karena sudah lancang mencium dirinya.
" Maaf ya sudah lancang cium kamu " kataku
" Gpp kok, aku nya juga mau, kelamaan jombol sih u " katanya
" heheheh " tawaku
" Pulang yukk, aku mau nginep di rumah kamu aja boleh gak ? " tanyanya
Aku setengah terkejut dengan perkaan dia yang mau menginap di rumah ku, apa dia memberikan kode ? aku harus memanfaatkan kesempatan ini " kataku dalam hati.
" Ya boleh aja, tapi kamu tidurnya bareng aku ya , soalnya gak ada kamar lagi " kataku
" Ya gpp " katanya

Lalu kami berdua segera meninggalkan pantai Nusa Dua dan sebelum kami balik, ia mencium ku sekali lagi dan tertawa. Apa mungkin dia suka padaku ? entah perasaan apa yang muncul di dalam hati ku, sungguh hal yang luar biasa sekali.

Ku nyalakan motor ku dan segera pulang ke rumah, di perjalanan tampak Desy memelukku dari belakang, mungkin dia kedinginan memang sudah hampir tengah malam jadi udara semakin dingin. 20 menit kemudian kami pun sampai, tampak dari luar rumah ku terlihat sepi dan lampunya sudah pada mati, sepertinya orang tua ku sudah tidur.

Gadis Pantai Cantik Menginap di rumahku


Lalu aku parkirkan motorku ke dalam dan kusuruh Desy untuk masuk. Setelah masuk ku kunci pintu depan dan ku ajak Desy untuk langsung ke kamarku.
" Berantakan amad ini kamar " kata Desy
" Ya maklum lah kamar cowo " kataku yang dengan cepat membersihkannya.
Lalu Desy duduk di samping kasur ku dan mengeluarkan baju tidurnya dari tas.
" Nudin kamu keluar dulu ya, aku mau ganti baju " katanya
" Ow iya yud " aku pun langsung keluar kamar, tapi aku tidak sengaja menutup pintu nya rapet-rapet. Dari sela-sela pintu aku bisa melihat Desy yang sedang berganti pakaian, di bukanya baju nya dan terlihat BHnya berwarna Pink cerah menutupi payudaranya, penis ku tiba-tiba merasa tegang saat melihat Desy melepaskan celana nya dan terlihat CD berwarna putih dengan di baliknya tersamar bulu-bulu hitam lebat.

Libio ku sekarang ini tinggi sekali, entah apa yang harus aku lakukan, dikamar ku ada wanita cantik yang tidur dengan ku.
" Nudin uda nih " katanya
Lalu aku masuk dengan perasaan yang berkecambuk.
" kamu yakin mau tidur sini ? " kataku
" Ya knp mang ? kalau gak boleh yud gpp " katanya
" Eh boleh-boleh kok " kataku.

Kemudian ku matikan lampu kamar dan segera pergi tidur, untungnya kasur ku cukup lebar sehingga muat untuk 2 orang meskipun bantalnya hanya satu saja tapi cukup kok. Malam itu aku bener-bener tidak bisa tidur seakan masih tidak percaya akan hal ini dan apa yang ku lihat seolah-olah hanya mimpi saja.

Pertanyaan Desy Gadis Polos


" Nud tadi kenapa u cium gua ? " tiba-tiba Desy menyeletuk.
" Ehh.. belum tidur ? " tanyaku
" Gak bisa tidur " katanya
" Iya sama, ehmm kejadian tadi di pantai itu sebenarnya entah mengapa aku jadi suuukaa kamu " kataku
" Ow gitu hehehe... " katanya
" Enak ya ternyata ciuman itu " lanjut dia
" kamu belum pernah ciuman ? " tanyaku
" Belum, tadi baru pertama kali, aku memang sudah lama pengen mencoba.. " belum selesai bicara, aku langsung mencium nya kembali.

Dia pun tidak menolak malahan meladenin ciuman ku di bibirnya, lidah-lidah kami saling bertemu kembali dan kali ini tidak ada rasa canggung lagi karena sekarang hanya kita berdua saja di kamar yang gelap.

Kemudian tangan ku mencoba untuk melepaskan kancing baju tidur nya satu persatu, Desy tampak pasrah saja dan pasti dia juga sudah terangsang. Setelah kancingnya ku buka semua, tangan ku menyusup ke dalam balik BHnya, ku remas-remas payudaranya yang tidak besar tersebut. " Ahhh hmmm " desah Desy.

Lalu ku angkat BHnya sedikit ke atas, sehingga kali ini terlihat sangat jelas sekali pentil payudaranya yang berwarna merah. Ku mainkan pentil susunya tersebut dengan jari-jari tangan secara bergantian " Ahhh mhmmm ohhhhh " tubuh Desy mengelijang menerima rangsangan yang ku berikan.

Trus ku turunkan ciuman ku ke arah payudaranya, ku jilat puting susunya tersebut dan kadang ku hisap-hisap sehingga membuat Desy semakin mendesah tidak karuan " ahhhh sayaanggg mhhpppp ". Setelah sudah puas bermain di payudaranya, aku pun turun dari kasur dan menyalakan lampu, perlahan ku dodorkan celana Desy, tampaknya dia masih malu-malu di tutupinya celana dalam puithnya dengan tangan nya.


Menikmati Desy Yang Masih Perawan


" Malu aku " katanya
" Gpp sayangg, tidak perlu malu " kataku yang mengeser tangannya.
Betapa terangsangnya diri ku saat melihat celana dalam putih yang terlihat sudah basah oleh cairan lendir yang keluar dari vaginanya, tersamar-samar juga bulu-bulu hitam halus lebat yang membuat semakin bergairah.

Lalu ku dekatkan wajahku ke celana dalam putihnya, tercium baru harum khas vagina yang membuat insting ku sudah tidak kuat lagi menahan godaan ini. Ku lepaskan celana dalam nya secara perlahan, kali ini Desy sudah telanjang bulat, seluruh tubuhnya dapat ku lihat dengan mata telanjang.

" Pelan-pelan ya sayaang mainnya " katanya
Tanpa menjawab permintaannya, ku serbu langsung vaginanya dengan jari tangan ku, ku elus-elus bibir vagina yang merah merona tersebut tampak basah sekali dan dia pun mendesah kecil menikmati permainanku " ahhh hmmmm " desah Desy sambil memejamkan matanya.

Kliotisnya yang sekecil kacang tersebut ku putar-putar dengan jari-jariku sehingga membuat ia semakin tidak terkendali lagi, pinggulnya terasa maju mundur seperti orang yang sedang di perkosa. " Ahhh hmhmmm ahhh enaakkk " rintih Desy. Lalu ku coba iseng untuk memasukan jari-jari ku ke dalam vaginanya, baru seperempat masuk ia merasa kesakitan " ahhhh sakittt " katanya.

Ternyata Desy masih perawan ya memang sih kalau di lihat dia anak nya lugu polos tapi penasaran. Kemudian ku urungkan niad ku untuk memasukan jari ku terlalu dalam, biar penis ku saja yang menerobos liang vaginanya yang masih sempit tersebut.

Jari ku terus mengelus-ngelus bibir vagina dan kliotisnya, tak berapa lama dia pun meraskan akan mencapai puncak kenikmatannya " Ahhhhh Nudin berhentiii akuuu mau keenccingg " kata dia pelan, aku tidak menghiraukan perkataanya yang ada malah ku percepat gerakan pijatan ku di kliotisnya. " Ahhhhhhhh " Pinggul Desy terangkat dan tubuh nya tersentak yang artinya dia sudah mencapai klikmaks.

Cerita Akhir Kepolosan Gadis Pantai Yang Ku Perawanin


Nafas Desy berhembus tidak beraturan dan muka nya tampak lelah setelah mencapai kenikmatan surgawi, " Nudinn apa itu tadi , kok enak bangeet ya pas keluarrinn  " katanya lemes.
" Itu namanya orgasme, puncak kenikmatan " kataku
" Ow gitu, terus kalau cowo ada puncak kenikmatannya ? " tanya lagi
" Ada, cuman harus di satukan dengan vagina kamu " kataku memancing
" Maksudnya ? " tanyanya bingung
" Ya di vagina kamu kan ada lubang dan itu fungsinya untuk menerima penis " kataku bohong hehehe.
" Coba kalau gitu " tantangnya.

Waduh setelah mendapatkan kode, langsung saja ku bersiap-siap untuk menghantam vaginanya yang masih perawan tersebut. " Tapi kamu tahan ya,, agak sakit soalnya, tapi entar juga jadi nikmat " kataku meyangkinkannya. Ku buka lebar-lebar pahanya dan ku gesekan penis ku terlebih dahulu di bibir vaginanya untuk mendapatkan pelumas. " Ahhhh hmmm " desahnya lagi saat penis ku bersentuh dengan vaginanya.

Perlahan ku masukan penis ku ke dalam vaginanya tapi meleset terus, sungguh sempit sekali vagina ini hampir 5 x ku coba selalu meleset. Aku tidak mau menyerah, ku paksakan terus sampai akhirnya kepala penis ku bisa masuk. " Ahhhh perihhh " ringisnya. Karena tak tega melihat dia kesakitan, aku langsung dorong pinggul ku sekuat tenaga, Blessss " Ahhhhhh sakiiittt aduuuhhh periihhh " teriak dia, aku pun langsung cepet-cepet tutup mulutnya karena takut nanti orang pada bangun.

" Tahan ya saaayaangg " kataku yang coba menenangkannya, aku pun diam sejenak sembaring merasakan penis ku di pijit-pijit oleh dingding vaginanya dari dalam. Sungguh enak sekali rasanya, seakan aku tidak mau melepaskan penis ku dari vaginanya.

Setelah 5 menit aku diamkan tampaknya Desy sudah tenang kembali, lalu perlahan ku genjot vaginanya, " Ahhh ohhh Nudinn aghhh enaaakkkk tapi saakiitt " rintihnya, sepertinya rasa sakit tersebut akan di gantikan dengan kenikmatan yang tidak pernah dia rasakan sebelumnya.

" Ahhh terusss Nudiiinn enaak bangeeet ahhhh " katanya
" Iya vagina kamu juga enaaak bangeet " tak lama ku percepat lagi genjotanku. Setelah 10 menit ku genjot, Desy pun merasakan akan keluar lagi.

" Ahhhh mau kenciiingg laggiii " rintihnya
" Tahan saayaangg aku jugaa mau keluaar " kata ku sambil terus mengejot vaginanya
" Uda gak tahaaaaannn ahhhh " 
Crottt... crotttt..... crottt... kami berdua sama-sama tersentak seperti orang yang kejang-kejang, ku tembakan sperma ku 5 x ke dalam vaginanya, nikmat sekali bisa melepaskan gairah ini.

Lalu ku lepaskan penis ku dari vaginanya, betapa kagetnya aku melihat penis yang belumuran darah sedangkan cairan sperma bercampur dengan darah mengalir keluar dari vagina Desy dan sempat terkena seperai kasurku.

Dengan cepat aku bersihkan dengan menggunakan tisue, Desy tampaknya sudah tertidur dan setelah membersihkan penis ku dari sisa darah aku matikan lampu kamar dan tidur di samping Desy dengan perasaan bahagia.

Keesokan paginya aku anter pulang Desy pagi-pagi, karena takut orang tua ku bangun duluan. Semenjak kejadian itu kami mulai berpacaran dan hampir setiap hari kami melakukan hubungan tersebut/

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon