Close
QQDomino

MAU GABUNG GRUP BOKEP?? KLIK : JOIN GRUP BOKEP
Ayo99 Agen Judi Domino Online IndoAce Agen LiveCasino Sportbook

Rabu, 13 Desember 2017

Terpaksa Melayani Nafsu Tante Sofia

Pada postingan kali ini, Pusaranlendir.com akan memberikan sebuah cerita berjudul Terpaksa Melayani Nafsu Tante Sofia. Pengalaman hari itu menjadi hal pertama aku melepaskan keperjakaanku. Langsung saja aku ceritakan pengalaman ku ini.



Perkenalkan namaku Sutiyoso, kejadian ini terjadi ketika aku berumur 21 tahun. Sore itu aku sedang bermain playstation di kamarku, lalu tiba-tiba terdengar suara ketokan pintu dari rumahku. Mama ku pun menyuruhku untuk membuka kan pintunya dan saat ku buka pintunya terlihat wanita sekitar umur 30 tahunan ke atas.

" Nyari siapa ya tante ? " kataku
" Saya tante Sofia, saya mau ketemu ibu kamu " katanya.
" Oh... yud bentar ya tante saya panggil dulu mamanya. " kataku yang langsung memanggil mamaku.
Pertemuan itu menjadi awal perkenalakan ku dengan tante Sofia, belakangan ini aku mengetahui dari mama ku kalau tante Sofia itu adalah seorang rentenir. Hari demi hari kami selalu bertemu, karena dia kerumah ku untuk menagih utang yang harus di cicil oleh mamaku.

Hari minggu pun datang dan menjadi harinya dimana aku bisa bersantai dan tidur dengan nyenyak. Jam 11 siang aku pun terbangun dan langsung mencari cemilan untuk di makan, saat itu rumah sedang sepi karena mama ku mengantarkan adik-adikku les. Lalu ku lihat di atas meja makan ada roti, langsung saja ku makan dengan di temani kopi panas.
Tak berapa lama, terdengar suara ketukan pintu, saat ku buka ternyata tante Sofia. " Eh tante.. cari ibu ya ? " tanyaku

" Iya nih.. tante sudah telat.. tadi janjiannya jam 10 eh karena macet di jalan tadi jadi jam 11 datangnya.. kira-kira masih ada gak ibunya ? " tanyanya.
" Yahh.. mama uda pergi,,, nganterin adik-adik les,, aku juga baru bangun ini.. yud tunggu aja di dalam " kataku
" Ow yud deh tante tunggu aja " katanya
Kupersilahkan tante Sofia duduk di sofa ruang tamu, akupun langsung menuju dapur dan membuatkan minuman.
" Wah ngerepotin aja nih " katanya saat aku membawakan minuman.
" Gpp kok tan.. " kataku
" Sekarang kmu sendirian di rumah ? " katanya
" Iya tan.. pas bangun uda gak ada siapa-siapa " kataku
" Ngak main sama teman-teman ? " tanyanya lagi
" Males main di luar,, panas,, capek.. mending di rumah maen playstation " kataku
" Ow iya tan.. aku mandi dulu ya belum mandi neh dari tadi " kataku
" Ihh pantesan bau... ganteng-ganteng kok jorok.. " katanya
" Bisa aja tante.. yud aku mandi dulu ya " kataku, belum aku tegak berdiri, tiba-tiba tanganku di tarik oleh tante Sofia.

Cerita awal Terpaksa Melayani Nafsu Tante Sofia


Seluruh tubuhku menjadi panas dan detak jantungku berdegub dengan kencang.
" Mau tante madiin gak,, enak loh kalau tante yang mandiin.. beneran deh " katanya sambil mengelus-ngelus penis ku.

Aku saat itu tidak bisa berbuat apa-apa, perasaan takut dan enak bercampur jadi satu. " Ahhh tan " desah ku saat tangan tante memeras penis ku yang sudah menegang. Kemudian ia menjilati daun telingaku sampai turun ke arah leherku. Tanpa banyak buang waktu lagi, tante Sofia jongkok di sekitar selangkanganku, di buka nya celana ku dan celana dalamku lalu di jilatinya penis ku " Ahhh tannn ehmmm " desah ku yang tidak dapat ku tahan.

Tiba-tiba saja terdengar suara ketokan pintu, kami berdua pun langsung kaget dan aku buru-buru membenarkan celana ku. " Eh ibu Sofia ,, sudah lama ? " ternyata itu mamaku yang baru saja pulang. " Eh ibu,, baru aja kok " kata tante Sofia. Aku yang masih gugup saat itu langsung saja minta izin untuk pergi mandi, di dalam kamar mandi aku langsung memikirkan kembali perbuatan yang tante Sofia lakukan tadi padaku, entah mengapa aku jadi ketagihan hisapan tante Sofia di penisku.

Setelah selesai mandi, aku lihat di ruang tamu hanya tersisa Tante Sofia lalu aku menyamperinnya " Mama mana Tante ? " tanyaku. " Ow itu lagi ke atm mau ambil duit dulu " katanya. " Ow gitu.. " kataku. " Eh kamu jng kasih tau siapa-siapa ya tentang yang tadi,,, tante ini uda lama tidak merasakan hubungan badan jadinya kesetanan tadi heheheh maaf ya " katanya. " Gpp kok tan.. enak kok tadi hehehe ya buat pengalaman ku " kata ku sambil tertawa. " Lohh.. kamu belum pernah berhubungan badan memangnya ? " tanyanya kaget. " Belum tan,, pacar aja gak punya " kataku. " Hmm kalau begitu mau gak tante ajarin ? " rayu tante Sofia.

Saat itu aku bener-bener syok dengan tawaran tante Sofia, entah aku harus ngomong apa saat itu " Yud kamu pikir dulu aja ya,, nanti malam jam 19.30 wib tante tunggu di hotel xxxx " katanya. Lalu tak lama mamaku kembali dan memberikan sejumlah uang ke tante Sofia dan langsung berpamitan pulang.

Aku langsung balik ke kamar dan merenungkan tawaran tante Sofia tadi, Jika aku tidak menerima nya tidak akan ada kesempatan kedua dan ini bisa menjadi pengalaman pertama ku dalam berhubungan sex, tapi kalau dia hamil nanti bagaimana ? hmm ada kondom. Akhirnya ku mantapkan tawaran tante Sofia dan buru-buru beli kondom di supermarket terdekat karena dulu kondom berjejer di depan kasir supermarket.

Terpaksa Melayani Nafsu Tante Sofia di Hotel


Jam sudah menunjukkan jam 19.00 wib, akupun segera bergegas untuk mempersiapkan diri, kupakai kemeja, celana panjang jeans dan menyemprotkan wewangian. Setelah bersiap-siap akhirnya aku pergi dengan sepeda motor ku dan pamitan dengan orang tuaku dengan alasan menginap di rumah teman. 15 menit perjalanan aku sampai juga di lokasi hotel xxx dan ternyata tante Sofia sudah menunggu ku lebih awal. " Hei Sutiyoso... ayuk langsung saja kita masuk ke hotel " ajak dia sembaring aku memakirkan motorku.

Ternyata tante Sofia sudah memesan kamar untuk kami berdua, tanpa berlama-lama lagi kami langsung menuju ke kamar. Setelah sampai di kamar yang di pesan, kami berdua pun masuk dan terlihat lumayan bagus kamarnya, ada TV, kamar tidur yang empuk, vcd player dan banyak lagi.
" Sayaang,, kamu duduk dulu di kasur.. rileks aja,, tante mau ganti baju dulu " katanya yang langsung masuk ke dalam kamar mandi.

Aku pun menuruti kata-katanya, tak berapa lama tante Sofia keluar dengan pakaian daster tipis yang bisa kulihat dengan jelas BHnya dan celana dalam merahnya. Tante Sofia langsung duduk di samping ku samping memegang pahaku " dah kamu tenang saja santai saja kali.. jangan tegang gitu " katanya " Hmm anuu iya tan.. " kataku yang sedikit grogi. " Sekarang tante ajarin kamu cara-cara berhubungan badan ya " katanya. Wajahnya sekarang sangat dekat sekali dengan wajahku, dengan pelan-pelan dia mencium bibir ku, kami pun saling berciuman. Entah mengapa rasanya enak sekali dan ternyata begini rasanya berciuman dengan seorang wanita.

Tante Sofi kemudian menjulurkan lidahnya ke dalam mulutku, aku yang tidak mau kalah pun ikut juga menjulurkan lidahku sehingga lidah kami saling menjilati satu sama lain. Ciuman Tante Sofia turun ke arah leherku seperti pertama kali dia lakukan saat di rumahku, rasanya geli-geli gmn gitu, aku pun tidak mau tinggal diam aku jilati juga leher nya dan kadang ku cupang sehingga membuat dia mendesah " Ahhh.... ".

Ajaran Sex yang di berikan Tante Sofia


Tangannya kemudian membingbing tanganku ke arah payudaranya, " Remess sayaang " pintanya. Ku lakukan saja apa yang dia suruh, ternyata hal tersebut membuat dia semakin bergairah " Ohh.. hmmm... sayaangg... " desahnya. Tante Sofia kemudian berdiir dan membuka daster nya, lalu di lepaskan nya BHnya dan di depan mataku sekarang terlihat 2 buah gunung gembar dengan tonjolan coklat. Di sodorkan nya payudaranya ke mulutku, ku hisap pentil susu nya seperti bayi yang sedang menyusui. " Ahhh hmmm ohhh  shittt .. terusss " semakin lama aku semakin bersemangat menghisap pentilnya, tak lama asinya pun keluar dan terasa tawar seperti susu sapi.

Tiba-tiba ku rasakan penis ku seperti di remes, ternyata tante Sofia diam-diam membuka sleting celana ku sehingga dia bisa dengan mudah untuk memainkan penisku yang sudah menegang. Ow sungguh nikmat sekali penis ku di remes oleh tangannya, kadang di kocoknya dengan lembut dan membuat ku seperti tersengat listrik.

Di lepaskannya payudaranya dari mulutku, tante Sofia kemudian jongkok lalu membuka celana jeansku dan celana dalam ku, penis ku seketika di hisapnya dengan penuh nafsu, nikmatnya sungguh tidak bisa di ungkapkan dengan kata-kata " Ahh tanteee... " tanganya mulai mengocok penis ku dengan perlahan, aku hanya bisa pasrah saja sambil memejamkan mata menikmati penis ku yang sedan di service tante Sofia.

10 menit ada di mainkan penisku, akupun ngerasa semua badan ku terasa keram dan aku ingin mengeluarkan sesuatu, semakin cepat kocokannya membuat ku semakin ingin kencing "Ahh tante aku mau kenccingg lepasiiinn " kataku, tapi tante malah bertambah semangat mengoral penis ku " ahh crottt crooorr,,, aku semprotkan cairan hangat yang keluar dari penis ku yang baru aku tau ternyata itu adalah spermaku. Tampaknya tante Sofia tidak mempermasalahkannya, malahan dia menelan semua spermaku. " Hmm enaakk " kata tante Sofia. " Sekarang kamu puasin tante yaa " pintanya.

Cerita Akhir Melayani Nafsu Tante Sofia 


Kemudian tante Sofia naik ke atas kasur lalu berbaring, " Pelorotin celana dalam tante sayaang " pintanya. Akupun langsung mengikut perintahnya, ku pelorotkan celana dalam nya dan terlihat vagina nya yang tidak di tumbuhi bulu sama sekali, " apa dia potong ya ? setau gua orang dewasa pasti ada bulu-bulu nya seperti punya gua " kataku dalam hati. " Sekarang kamu arahkan wajah mu ke vagina tante ya sayaang " pintanya lagi. Tanpa banyak pikir lagi, aku arahkan wajahku ke vagina tante Sofia terlintas tercium di hidungku bau vagina yang sedikit amis, apa vagina memang begini baunya.. " Jilat sayaang " suruh tante lagi. " bau amis begini apa rasanya ya kalau di jilat ? " tanyaku dalam hati.

Tapi masa bodoh lah, aku langsung julurkan lidahku dan mulai menjilati bibir vaginanya, tante kemudian tersendak kaget " terus sayaang " seruhnya. Aku teruskan jilatanku, rasanya asin-asin gmn gitu tapi enak ya lama-lama aku ketagihan. Lalu ku lihat dari vaginanya keluar cairan-cairan lengket, tapi aku tidak memperdulikannya aku terus jilat, pinggul tante bergoyang-goyang naik turun seperti orang yang sedang di perkosa. " Ahhh hmmm sayaaggnterusss ahhh enaaak ohhh " rintihnya.

Lidahku lama-lama pegel sendiri entah sampai kapan aku harus terus menjilatinya " Stop sayaang ... masukin itu kamu sekarang ke dalam lubang vagina tante " pintahnya lagi. Ini lah saat-saat nya yang aku tunggu, aku baca-baca dari artikel kalau memasukan penis ke dalam vagina cewe rasanya nikmat sekali ketimbang semua permainan yang ku mainkan tadi.

Dengan bersemangat aku arahkan penis ku ke lubang vagina tante Sofia. Kaki tante terbuka lebar agar aku bisa lebih mudah untuk memasukannya, pelan-pelan ku masukan, " Ohhh sayaangg " rintih tante sofia, aku pun ngerasa enak padahal baru kepalanya saja yang masuk. " Dorong saaayaang " kata tante.

Langsung saja ku dorong penis ku dan blass semua batang penis ku tenggelam semua di dalam lubang kenikmatan tante Sofia. " Ahhhh " desahku. Aku pun hanya diam saja, tiba-tiba tante Sofia protes " Jng diam donk... goyangg kamunya maju mundur " katanya. Aku bener-bener polos sekali waktu itu, langsung saja ku maju mundurkan penis ku di dalam vagina tante Sofia, " Ahhh ahhh ahhh ahhh " rintih tante Sofia. Penis ku seperti di pijit-pijit dari dalam dan sungguh rasanya enak sekali, " Ahhh aghhh " rintihku berbaringan dengan rintihan tante Sofia.

Semakin lama gerakan maju mundur ku semakin cepat dan membuat tante Sofia seperti kesetanan dan berteriak " Sayaaangg aku  penggeen keluaarrr " teriaknya. Aku yang tidak mengerti maksudnya masih terus mengenjotnya, tak berapa lama ku rasakan semprotan cairan hangat di pala penis ku.

Sepertinya aku juga ingin keluar crottt... crotttt ku tembakan sperma ku di dalam vagina tante Sofia, sungguh lega sekali rasanya habis mengeluarkan sperma, Lalu ku keluarkan penis ku dari dalam vagina tante Sofia dan berbaring di sebelahnya " makasih ya tante atas pelajaran nya " kataku. " sama-sama sayaangg.. makasih juga sudah buat tante merasakan nikmat kembali " katanya lalu mengecup bibirku.

Tiba-tiba aku panik dan teringat kalau sperma tidak boleh masuk ke vagina karena bisa menyebabkan kehamilan. " tante tante,, tadi saya masukin sperma ke vagina tante,, ais aku lupa pakai kondom yang ku beli tadi " kataku panik. " tenang saja,,, tante kan minum pil KB jadi tidak akan hamil " katanya.

Sehabis itu kami habiskan waktu yang ada untuk berhubungan kembali, kadang di kamar mandi, di teras, di lantai. Entah sudah berapa banyak sperma yang ku keluarkan hari itu.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon