Close
QQDomino

MAU GABUNG GRUP BOKEP?? KLIK : JOIN GRUP BOKEP
Ayo99 Agen Judi Domino Online IndoAce Agen LiveCasino Sportbook

Minggu, 07 Januari 2018

Merasakan Vagina Ibu Kandung Sendiri

Pada postingan kali ini, pusaranlendir.site akan menyajikan sebuah cerita dewasa dengan judul Merasakan Vagina Ibu Kandung Sendiri kepada kalian semua. Cerita sex sedarah ini terjadi sewaktu aku dengan ibuku pulang dari pesta udangan pernikahan. langsung saja yuk.


Selama aku menjalani hidup di dunia ini, mungkin ini merupakan pengalamanku yang paling aneh dan tergila yang pernah aku lakukan. Singkat cerita, aku saat itu masih duduk di bangku kuliah jurusan IT, sesaat pulang dari kuliah, tiba-tiba saja ibu mengajak aku pergi ke pesta undangan temannya, karena bapa lembur jadi tidak bisa menemani.

Tempat pernikahannya lumayan jauh, sekitar 5 jam naik mobil dari tempat ku. Sekitar jam 7 malam kami berdua sampai di tempat pernikahannya, rencaaanya acaranya akan berlangsung dari jam 8 malam sampai 10 malam jadi hanya sebentar saja.

Di dalam sudah banyak orang yang menghadiri pernikahan ini, setelah ku lihat-lihat sekeliling ternyata tidak ada anak muda di dalam, semuanya sudah pada berlanjut umur dan sudah menikah. Orang-orang pada memperhatikan kami, seolah-olah ada yang menggangap kami adalah pasangan suami istri. Kalau di lihat-lihat memang ibu saat itu cantik sekali dengan dandannya dan tidak terlihat tua meski sudah berumur 40 ke atas.

Itu karena ibu sering menjaga kesehatannya, dari pola makannya dan sering olahraga juga yang menjadikan ia terlihat lebih muda. Aku yang melihat ibu ku saja berpikir kalau dia bukan ibu ku sudah ku pacarin dari dulu hehehe bercanda kok.

Sekitar jam 10 malam akhirnya kami berpamitan untuk pulang karena acaranya sudah selesai. Aku pun langsung ke pakiran untuk mengambil mobil, baru saja menyalakan mobil tiba-tiba hujan turun. Langsung saja ku tancap gas karena perkiraan sampai rumah bisa jam 2 pagi nanti.


Cerita sex sedarah awal Merasakan Vagina Ibu Kandung Sendiri


Suasana gelap dan hujan yang deras membuat ku sulit untuk melihat jalan " Hati-hati ya sayang, hujan ni jalanan licin " kata ibuku.
" Oke mah " kataku
30 menit perjalanan tiba-tiba aku sudah tidak kuat lagi, dengan mata yang mengantuk dan hujan yang deras sekali membuat pengelihatanku semakin kabur.
" Ma aku uda gak bisa lihat jalan ini, buram amat " kataku
" Ow yud, itu ada hotel di sebelah kiri kamu,kita nginep dulu aja di sana besok pagi baru balik " katanya

Aku pun langsung memakirkan mobil ku di sebuah hotel berbintang 3 tersebut. Kami berdua pun langsung masuk dan ketempat resepsionis untuk memesan kamar. Setelah memesan kamar, kami berdua langsung menuju ke kamar yang telah di pesan.

Terlihat kamarnya cukup besar dan hanya terdapat 1 kasur besar yang bisa di tempati 2 orang dengan layar televisi. Tiba-tiba saja ibu ku bilang " Nak, jangan macam-macam ya, mereka cuman bercanda menganggap kita suami istri heheh " katanya sambil tertawa.
" Oke mah " kataku
Mungkin ini akan menjadi hal yang akan sangat berbahaya jika tidur berdua 1 kasur dengan ibu yang cantik dan seksi tersebut.

Mungkin kalau kami berdua suami istri beneran, pasti nya kita Making love dan entod-entodan sampai puas. Setelah berpikir begitu, otong ku tiba-tiba tidak bersahabat malah jadi tegang memikirkan hal tersebut.

Mama ku kemudian ijin untuk mandi duluan dan menyuruhku untuk melepaskan korset yang ia pakai " sayang bukain korset mama donk, mama mau mandi nih basah kena ujan tadi " katanya. Jantung ku pun langsung berdegub kencang, rasa gugup menyelimuti diriku baru kali aku di suruh untuk melepaskan korsetnya dan secara tidak langsung aku melihat payudaranya dari samping.


Pertama kali Merasakan Vagina Ibu Kandung Sendiri


Tubuh nya sungguh indah sekali, tidak ada cacat sekalipun dan putihnya membuat ku semakin tegang tidak karuan. Sewaktu mamaku di kamar mandi, terdengar sayup-sayup air membasahi tubuhnya yang sedang telanjang bulat. Otong ku semakin tidak terkendali lagi, aku pegang dengan tangan ku lalu ku kocok pelan-pelan sambil membayangkan sedang ngentod dengan mamaku.

" Sayangg.. mandi sini, air nya hangat enak lagi " teriak mamaku dari dalam kamar mandi. " iya ntr ma.. masa mandi berdua ? " kataku yang tidak percaya akan omongan mamaku tadi. Setelah itu tidak ada suara sama sekali senyap hening. Lalu ku lepaskan tangan ku dari otong ku karena ku tau sebentar lagi mama akan keluar.

Tak berapa lama mamapun keluar dengan tubuhnya yang hanya dililitin handuk sehingga terlihat setengah buah dada nya yang membuat ku semakin terangsang. Mama pun langsung berlari kecil dan naik ke atas kasur sambil menyelimuti badan nya dengan selimut. " sana kamu gantian mandi, mama mau tidur duluan " katanya. " Ah gak ah, besok pagi aja mandinya tanggung " kataku yang beralasan agar bisa lebih cepat tidur di samping mama. " Yud terserah kamu aja " katanya, " Tapi kalau bau jangan tidur di samping mama ya " lanjut dia.

Setelah 15 menit ku menunggu, akhirnya mama pun tertidur. Dengan perlahan ku naik ke atas kasur dan membuka sedikit selimut agar aku bisa masuk ke dalam nya. Ku lihat mamaku saat itu sudah telanjang bulat karena handuknya ia lepas, maklum saya keadaan yang membuat mama harus telanjang karena tidak membawa baju tidur atau baju ganti. Aku saat itu juga langsung melepaskan semua pakaianku sehingga kami berdua sekarang telanjang bulat.


Mencoba Merasakan Bersetubuh Dengan Ibu Sendiri 


Selang berapa saat mama ku membalikan badannya sehingga sekarang tubuhnya berada di hadapanku. Aku pun semakin gugup, wajah mama ku sangat dekat sekali dengan wajahku. Lalu aku iseng untuk mencolek hidungnya tetapi tidak ada reaksi, lalu bibir nya ku tarik kebawah tapi tidak ada reaksi juga, seoalah mendapatkan kesempatan langsung saja ku kecup bibir mama.

Ku rasakan nafasnya sedikit terganggung, mungkin terhempit dengan hidung ku. Perlahan ku kecup bibirnya yang seksi tersebut, mama akhirnya membuka mulutnya dan kesempatan ini tidak ku lewatkan, langsung ku sedot lidahnya. Tak di sangka mama membalas ciuman ku, seperitnya dia sedang bermimpi bercumbu dengan seseorang.

Aku mengumpulkan semua keberanian ku untuk memeluk mama dan tanganku melingkari lehernya. kami berdua pun saling berpelukan, tangan mama pun semakin kencang memelukku, mungkin karena panas bandan ku membuat dia mencari kehangatan dari tubuhku. Tangan ku mulai mengerayangi tubuh mama dari pinggul sampai turun ke bokongnya dan turun lagi sampai di mana aku merasakan bulu jembut mama ku.

Ku telusuri bagian vaginanya dan jari-jari ku mulai mengelitik kliotisnya. Terlihat mama menjepit kedua pahanya seakan bereaksi dengan rangsangan yang ku berikan di vagina nya. Lalu ku cari lubang vaginanya dan ku colok dengan jariku, tampak mama terhentak kaget menerima benda yang memasuki ke dalam vaginanya.

Agar lebih leluasa, aku dorong sedikit tubuh mama ku sehingga dia menghadap telentang sekarang. Kemudian tangan ku satu lagi mulai memeras payudaranya, sungguh kenyal dan indah sekali. Ku remas-remas dengan penuh nafsu, ku jilati pentil nya dengan lidahku dan ku hisap-hisap membuat mama ku mengeluarkan desahan. Karena sangking semangatnya, aku hisap kuat-kuat dan tiba-tiba saja ia kaget dan terbangun.


Ketegangan Saat Merangsang Mamaku


" Astaga sayaangg gak boleh begini " katanya dengan sedikit marah. Aku saat itu tersentak kaget, dan langsung mencabut jari ku dari vagina mama ku, dengan rasa gugup aku pun menjawab " maaf ma , saya tidak bisa tidur dengan keadaan mama telanjang sekarang " kataku. " Hmmm begitu ya " kataku mama ku yang terdiam sesaat dan membalikan badannya. " Ya jngan kasar-kasar sayang " katanya.

Entah mengapa mama berkata begitu, apa maksud dia ?  apa dia mengijinkan ku untuk menyetubuhi dia secara halus. Dari belakang punggung mama aku pun meminta maaf, tiba-tiba mama membalikan badan nya menghadap ke arahaku, " kalau mau bersetubuh sama mama, jangan kasar-kasar sayang harus yang lembut " katanya. " Malam ini mama serahkan tubuh mama ke kamu , tapi dengan satu syarat, otong mu ini tidak boleh masuk ke vagina mama " katanya.

Lalu tangan mama memegang otong ku dan di gesekannya ke vagina nya " Ahh kalau ini lain lagi " kemudian mamaku menindihku dan mulai menciumi bibir ku dengan ganas, aku pun membalas ciumannya. Sungguh nikmat sekali, kali ini dengan sadar kami berdua bercumbu.

Kami saling berpelukan dan merangsang satu sama lain, nafas kami memburu suasana di kamar sudah menjadi liar. Ku sentuh payudara mama ku dan ku pelinti pentil nya " Ahhh.. jangan sayaang mama gak kuat kalau di sana " katannya " tapi enak kan ma" kataku yang terus memainkan payudaranya.

Tangan mama juga tidak mau kalah dengan mraih otong ku yang sudah gemuk dan mengeras. Saat di raihnya otong ku, langsung ku dorong mama sehingga ia telentang dan ku tindih dia, ku ciumin kembali bibir nya sambil mengarahkan otong ku ke area vaginanya.

Kesempatan Menikmati Persetubuhan Dengan Ibu Sendiri


Mama tetap memegang otong ku dan hanya di gesek-gesek kan di bibir vaginanya, kadang kepala nya di masukan ke dalam vagina lalu di keluarkan lagi. " Ahhh sayangg  enakk hmm " desah nya yang semakin kesetanan. Aku yang saat itu tidak tahan lagi dengan kelakukan mama, berusaha untuk melepaskan tangan nya dari otong ku dan usahaku berhasil, langsung saja ku tancapkan otong ku ke dalam vagina mama ku.

Ku maju mundurkan otong ku dengan di imbangi goyangan pinggul mama ku " ahhh sayangg hmm ohh ahhh " rintih ia. Tetapi tiba-tiba mama ku menaikan pinggul nya dan mengeserkan nya jauh ke samping sehingga otong ku terlepas " kok di lepas ma " tanyaku
" jangan sayaang cukup " katanya.

Lalu mama menyodorkan vagina nya ke arah wajahku. Otomatis aku terjatuh di atas kasur dengan posisi 69 dimana mama ku mulai menjilati otong ku sedangkan aku menjilati vagina mama. Sungguh nikmat sekali saat itu, otong ku di kulum nya dengan lembut, kadang kepala penis ku di jilati nya yang membuat keenakan. Aku pun juga tidak mau kalah, aku jilati kliotisnya juga, kami berdua saling bekerja sama memberikan kenikmatan sehingga kami berdua sudah tidak ingat lagi kalau kami berdua ibu dan anak.

Hal ini mungkin tabu untuk di lakukan, tetapi apa daya kita berdua sama-sama sudah terjatuh ke dalam nikmat sesaat. Mama pun sudah tidak kuat lagi menahan jilatan ku di kliotisnya " Ahh ahhh " kocokan tangan nya membuat ku tidak tahan menahan sperma yang akan keluar dari otongku. " Ma masukin donk ke vagina mama , aku uda gak tahan " kataku.

" sabar ya sayang, mama juga gak tahan " katanya yang terus memberikan jilatan di otongku. Kemudian mama mengubah posisi nya sehingga sekarang mama jongkok di atas otongku, dengan sekali hentakan saja otong ku langsung masuk ke dalam vagina mama tampa adanya halangan. Ow sungguh kenikmatan yang luar biasa, lalu mama menaikan turunkan pinggulnya sehingga otong ku semakin licin di dalam dan serasa di pijit dari dalam.

Cerita Akhir Merasakan Vagina Ibu Kandung Sendiri


Lalu aku semakin kesurupan meraskaan nikmat yang tidak bisa di ungkap dengan kata-kata. Ku gendong mama ku sembaring otong ku masih menancap di vaginanya, kami berdua seperti kesetanan, semua gaya kami lakukan untuk menambah kenikmatan yang tidak pernah kita lakuin sebelumnya. Ku goyang tubuh mama yang kecil tersebut, dan membuat ia semakin mendesah tidak karuan matanya terpejam sambil mengeluarkan desahan " Ahh ahhh hmm turunin mama , masukin otong kamu yang dalam sayang " pintanya.

Tanpa basa basi lagi, aku langsung telentangkan mama di atas kasur lalu ku dorong kuat-kuat otong ku ke dalam vagina mama. Kami berdua saling berpelukan dengan goyangan ku yang semakin cepat menghujam vaginanya. " sayaang mama mau keluarrrr ahhhhh " Tubuh mama langsung mengejang dan tersentak setelah mencapai sampai ke langit ke tujuh.

Aku yang juga sebentar lagi keluar dengan cepat langsung mencabut otong ku dan crott-croott... sperma ku berserakan dimana-mana. Ledakan kenikmatan sudah kami raih, jam sudah menunjukkan jam 4 pagi, kami berdua pun langsung tertidur lemas sambil berpelukan.

Keesokan harinya mama ku lebih dulu bangun sambil menjepit hidungku sehingga aku sulit bernafas. " Selamat pagi anak ku yang nakal ini " katanya sambil ketawa. Entah mengapa nafsu birahi ku langsung meluat seketika, ku tarik langsung tangan mama dan ku cumbu dia sekali lagi sebelum kami check out keluar hotel.

Bahkan di dalam kamar mandi kami masih melakukan hal terlarang tersebut. Pagi itu entah sudah berapa kali mama orgasme saking gila nya kami bermain. Setelah jam sudah menunjukkan jam 11.30 akhirnya kami pun check out keluar hotel.

Sewaktu mengembalikan kunci kamar ke resepsionis, kami berdua di sapa " selama pagi, terima kasih sudah menginap di tempat kami, semoga bapa dan ibu puas di hotel kami " mama hanya tersenyum saja lalu pergi ke mobil kami.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon